Selasa, 25 September 2012

E-Commerce

E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.

Pengertian E-Commerce
    Electronic Commerce (perdagangan elektronik) atau yang biasa dikenal dengan e-commerce  adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
       Menurut Mariza Arfina dan Robert Marpaung e-commerce atau yang lebih dikenal dengan e-com dapat diartikan sebagai suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan "get and deliver".
       Menurut David Baum, pengertian e-commerce adalah: “E-Commerce is a dynamicset of technologies, applications, and business process that link enterprise,consumers, and communities through electronic transactions and the electronic exchange of goods, services, and information”. E-Commerce merupakan satu setdinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan,konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdaganganbarang, pelayanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik.
        Roger Clarke dalam “Electronic Commerce Definitions” menyatakan bahwa e-commerce adalah “The conduct of commerce in goods and services, with the assistance of telecomunications and telecomunications- based tools” (e-commerce adalah tata cara perdagangan barang dan jasa yang menggunakan mediatelekomunikasi dan telekomunikasi sebagai alat bantunya).

Karakteristik E-Commerce
Berbeda dengan transaksi perdagangan biasa, transaksi e-commerce memiliki beberapa karakteristik yang sangat khusus, yaitu :

·         Transaksi tanpa batas
Sebelum era internet, batas-batas geografi menjadi penghalang suatu perusahaan atau individu yang ingin go-international. Sehingga, hanya perusahaan atau individu dengan modal besar yang dapat memasarkan produknya ke luar negeri.Dewasa ini dengan internet pengusaha kecil dan menengah dapat memasarkan produknya secara internasional cukup dengan membuat situs web atau dengan memasang iklan di situs-situs internet tanpa batas waktu (24 jam), dan tentu saja pelanggan dari seluruh dunia dapat mengakses situs tersebut dan melakukan transaksi secara on line.

·         Transaksi anonim
Para penjual dan pembeli dalam transaksi melalui internet tidak harus bertemu muka satu sama lainnya. Penjual tidak memerlukan nama dari pembeli sepanjang mengenai pembayarannya telah diotorisasi oleh penyedia sistem pembayaran yang ditentukan, yang biasanya dengan kartu kredit.

·         Produk digital dan non digital
Produk-produk digital seperti software komputer, musik dan produk lain yang bersifat digital dapat dipasarkan melalui internet dengan cara mendownload secara elektronik. Dalam perkembangannya obyek yang ditawarkan melalui internet juga meliputi barang-barang kebutuhan hidup lainnya.

·         Produk barang tak berwujud
Banyak perusahaan yang bergerak di bidang e-commercen dengan menawarkan barang tak berwujud separti data, software dan ide-ide yang dijual melalui internet.

Jenis-jenis E-Commerce
E-commerce terdiri atas beberapa jenis, yaitu sebagai berikut :
1.       Collaborative Commerce (C-Commerce)
Kerjasama secara elektronik antara rekan bisnis. Kerja sama ini biasanya terjadi antara rekan bisnis yang berada pada jalur penyediaan barang (supply Chain).

2.       Business-to-Consumers (B2C)
Penjual adalah suatu organisasi dan pembeli adalah individu.

3.       Consumer-to-Business (C2B)
Pada jenis ini, konsumen memberitahukan barang atau layanan yang dibutuhkannya, dan selanjutnya organisasi-organisasi bersaing untuk menyediakan barang atau layanan tersebut kepada konsumen.

4.       Consumer-to-consumer
Penjualan barang atau layanan antara individu.

5.       Intrabusiness(Intraorganizational) Commerce
Jenis ini, organisasi menggunakan E-Commerce untuk meningkatkan kegiatan operasi organisasinya. Hal ini dikenal juga dengan sebutan Businessto- Employee (B2E).

6.       Government-to-Citizens (G2C) and to others
Pemerintah menyediakan layanan kepada masyarakat melalui teknologi ECommerce. Pemerintah juga dapat melakukan bisnis dengan pemerintah lain (Government-to-Government / G2G) demikian juga dengan organisasi lain (Government-to-Business / G2B).

7.       Mobile Commerce (m-Commerce)
E-Commerce yang dilaksanakan pada lingkungan tanpa kabel (wireless environment), seperti menggunakan telepon seluler untuk akses internet.

Keuntungan E-Commerce
Keuntungan e-commerce bagi bisnis:
a.       Pasar internasional
Dengan penerapan e-commerce sebuah perusahaan dapat memiliki sebuah pasarinternasional. Bisnis dapat dijalankan tanpa harus terbentur pada batas negara dengan adanyateknologi digital. Pihak perusahaan dapat bertemu dengan partner dan kliennya dari seluruhpenjuru dunia. Hal ini menciptakan sebuah lembaga multinasional virtual.

b.      Penghematan biaya operasional
Biaya operasional dapat dihemat. Biaya untuk membuat, memproses, mendistribusikan,menyimpan, dan memperbaiki kembali informasi juga dapat ditekan.Mengurangi penggunaan paper/kertas di berbagai aktifitas mulai dari tahapan desain,produksi, pengepakan, pengiriman, distribusi hingga marketing.

c.       Kustomisasi masal
E-commerce telah merevolusi cara konsumen dalam membeli barang dan jasa. Produk barangdan jasa dapat dimodifikasi sesuai dengan keingingan konumen. Contohnya, di masa lalu saatperusahaan Ford mulai memasarkan mobil produksinya, para pembeli hanya dapat membelimotor yang berwarna hitam karena yang dibuat memang hanya warna tersebut. Namunsekarang pembeli dapat mengkonfigurasi sebuah mobil sesuai dengan spesifikasi merekahanya dalam beberapa menit, misalnya menentukan warna mobil yang mereka inginkanuntuk mobil yang akan mereka beli, hanya dengan mengunjungi website Ford di internet.

d.      Berkurangnya kendala inovasi
Yang dimaksud adalah dengan e-commerce, suatu perusahaan dapat menghemat sumber dayakarena mereka tidak dipusingkan dengan sulitnya membuat penemuan baru untuk modifikasiproduk mereka. Sebagai contoh, perusahaan seperti Motorola (mobile phone) dan Dell(komputer) dapat mengumpulkan para konsumennya yang memesan sebuah produk. Parakonsumen dapat membuat suatu daftar mengenai spesifikasi produk baru yang merekainginkan dan mengirimkannya ke perusahaan secara on-line. Kemudian perusahaan dapatmerencanakan produksi suatu produk berdasarkan spesifikasi konsumen dan mengirimkanhasilnya dalam jangka waktu beberapa hari.

e.      Biaya telekomunikasi yang lebih rendah
Internet lebih murah dari sebuah jaringan tambahan yang hanya digunakan untuk telepon.Adalah lebih murah untuk mengirimkan sebuah fax atau e-mail via internet daripadamelakukan dial telepon secara langsung.

f.        Digitalisasi proses dan produk
Contohnya pada kasus produk software dan audio video, produk digital tersebut dapatdiunduh atau dikirim lewat e-mail secara langsung ke konsumen melalui internet dalamformat digital. Hal ini tentu saja menghemat waktu dan biaya pengiriman produk.

g.       Batasan waktu kerja dapat diatasi
Bisnis dapat dijalankan tanpa mengenal batas waktu karena dijalankan secara on-line melaluiinternet yang selalu beroperasi tiap hari.

Keuntungan e-commerce bagi konsumen:
a.       Akses penuh 24 jam / 7 hari
Konsumen dapat berbelanja atau mengolah berbagai transaksi lain dalam 24 jam sepanjanghari, sepanjang tahun di sebagian besar lokasi. Contohnya memeriksa saldo, membuatpembayaran, dan memperoleh informasi lainnya.

b.      Lebih banyak pilihan
Konsumen tidak hanya memiliki sekumpulan produk yang bisa dipilih, namun juga daftarsupplier internasional sehingga konsumen memiliki pilihan produk yang lebih banyak.

c.       Perbandingan harga
Konsumen dapat berbelanja di seluruh dunia dan membandingkan harganya denganmengunjungi berbagai situs yang berbeda atau dengan mengunjungi sebuah website tunggalyang menampilkan berbagai harga dari sejumlah provider.

d.      Proses pengantaran produk yang inovatif
Dengan e-commerce proses pengantaran produk menjadi lebih mudah. Misalnya dalam kasusproduk elektronik misalnya software atau berkas audio visual di mana konsumen dapatmemperoleh produk tersebut cukup dengan mengunduhnya melalui internet.

Keuntungan e-commerce bagi masyarakat :
a.       Praktek kerja yang lebih fleksibel
E-commerce memungkinkan masyarakat bisa lebih fleksibel dalam menentukan tempatbekerja, misalnya mereka dapat bekerja dari rumahnya masing-saing tanpa harus pergi kekantor.

b.      Terhubungnya masyarakat dengan masyarakat lain
Masyarakat di negara berkembang dapat mengakses dan menikmati produk, layanan, daninformasi yang mungkin sulit mereka temukan di daerahnya.

c.       Kemudahan akses fasilitas publik
Masyarakat dengan mudah dapat memanfaatkan layanan publik, misalnya layanan kesehatandan konsultasi serta pembelian resep dokter dengan mengunjungi internet.


sumber :

1 komentar:

  1. kita juga punya nih jurnal mengenai E-Commerce silahkan dikunjungi dan dibaca , berikut linknya
    http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/1204/1/50407479.pdf

    BalasHapus