Senin, 11 Maret 2013

Permasalahan Sistem Terdistribusi


Sistem terdistibusi adalah satu sistem dimana beberapa komputer pada jaringan saling berkomunikasi, berkoordinasi, dan bekerja sama dengan cara saling bertukar pesan (messages).
Mengapa perlu sistem terdistribusi? Berikut ini akan dipaparkan beberapa alasannya, yaitu:
·         Performance
Sekumpulan prosesor dapat menyediakan kinerja yang  lebih tinggi daripada komputer yang terpusat
•      Distribution
Banyak aplikasi yang terlibat, sehingga lebih baik jika dipisah dalam mesin yang berbeda (contoh: aplikasi  perbankan, komersial)
•      Reliability
Jika terjadi kerusakan pada salah satu mesin, tidak akan  mempengaruhi kinerja system secara keseluruhan
•      Incremental Growth
 Mesin baru dapat ditambahkan jika kebutuhan proses meningkat
•      Sharing Data/Resource
Resource adalah:
– Segala hal yang dapat digunakan bersama dalam jaringan komputer.
– Meliputi hardware (e.g. disk, printer, scanner), juga  software (berkas, basis data, obyek data).
•      Communication
Menyediakan fasilitas komunikasi antar manusia

Adapun masalah dengan sistem terdistribusi yang dapat  dimunculkan antara lain berkaitan dengan :
•      Software - bagaimana merancang dan mengatur software dalam Distribusi Sistem
•      Ketergantungan pada infrastruktur jaringan
•      Kemudahan akses ke data yang di share, memunculkan masalah keamanan

Permasalahan dlm Sistem Terdistribusi
·         Keheterogenan komponen (heterogeneity)
-Suatu sistem terdistribusi dpt dibangun dr berbagai n/w, o/s, h/w, & p/l yg berbeda.
-IP dpt digunakan utk mengatasi perbedaan jaringan.
-Middleware mengatasi perbedaan lainnya.

·         Keterbukaan (openness)
-Mendukung extensibility.-Setiap komponen memiliki antarmuka (interface), yg di-publish ke komponen lain.
-Perlu integrasi berbagai komponen yg dibuat oleh programmer atau vendor yg berbeda.

·         Keamanan (security)
- Shared resources & transmisi informasi rahasia perlu dilengkapi dgn enkripsi.
-Cegah denial of service.-PS: Dibahas dlm kuliah Criptography & Information Security.

·         Scalability
-Penambahan pemakai membutuhkan penambahan resource yg konstan.
-Cegah bottleneck.w  Jika perlu, gunakan replikasi.

·         Penanganan Kegagalan (failure handling)
Setiap proses (komputer atau jaringan) dpt mengalami kegagalan secara independen.
Komponen lain harus tetap berjalan dgn baik.
E.g. failed branch in a distributed banking system.

·         Concurrency
-Multiple users with concurrent requests to a shared resources.
-Setiap resource hrs aman di lingkungan tsb di atas.

·         Transparansi
-Transparan: bagi pemakai, keberadaan beberapa komponen tampak sbg satu sistem saja.
-Access transparency:
-Local & remote resources dpt diakses dgn operasi yg sama.
-Location transparency:
-Resource dpt diakses tanpa tahu di mana lokasinya.
-Concurrency transparency:
  •  Beberapa proses dpt sama-sama menggunakan suatu resource tanpa saling interferensi.
  • Bagaimana jika beberapa pemakai secara bersamaan akan mengubah suatu berkas?
-Replication transparency:
  • Pemakai maupun pemrogram aplikasi tidak perlu mengetahui adanya replikasi resource, yg dpt meningkatkan kehandalan & unjuk kerja.
- Failure transparency:
  • Pemakai & pemrogram aplikasi dpt menyelesaikan tugasnya walaupun ada kegagalan h/w atau s/w.
-Mobility transparency:
  • Resource & klien dpt berpindah tanpa mempengaruhi operasi pemakai atau program.
-Performance transparency:
  • Sistem dpt dikonfigurasi ulang utk meningkatkan unjuk kerja, sejalan dgn perubahan beban sistem.
-Scaling transparency:
  • Sistem & aplikasi mudah bertambah luas tanpa perubahan struktur sistem & algoritma aplikasi. 

Selain hal-hal tersebut ada juga kelemaham dari Sistem terdistribusi yaitu:
-  Kompleksitas. Sistem terdistribusi bersigat lebih kompleks daripada sistem sentral.
-  Keamanan. Sistem terdistribusi dapat diakses dari beberapa computer dan jalur
jaringan mudah disadap, sehingga keamanan jarinagan sistem terdistribusi menjadi
masalah yang besar.
-  Kemampuan untuk dikendalikan. Komputer yang terdapat di sistem terdistribusi bis
aterdiri dari berbagai tipe yang berbeda dan mungkin dijalankan pada sistem operasi
yang berbeda pula.  Kesalahan pada satu mesin bisa berakibat pada yang lainnya. 
Sehingga harus banyak usaha untuk mengendalikannya.
-  Tidak dapat diramalkan.  Sistem terdistribusi tidak dpat diramalkan tanggapannya. 
Tanggapan tergantung beban total sistem, pengorganisasian, dan beban jaringannya.

Kesulitan dan Ancaman dalam sistem terdistribusi antara lain :
·      Mode pemakaian Variasi yang beragam terhadap karakteristik pemakaian.
Contoh : berapa banyak halaman di kunjungi.
·      Masalah Internal
Ada beberapa masalah internal yaitu Masalah concurrency, Masalah clock, Mode kegagalan.
·      Lingkungan Sistem
Sistem terdistribusi harus mengakomodasi heterogenitas hardware, sistem operasi dan jaringan.
·   Ancaman Eksternal yaitu Serangan terhadap kesatuan data dan keamanannya
referensi:
  1. Elista, Arsitektur Sistem Terdistribusi, Tanggal akses: 11 Maret 2013 http://elista.akprind.ac.id/upload/files/8891_BAB_X_ARS_SIST_TERDISTRB.pdf
  2. Ani, Silvi, Permasalahan Sistem Terdistribusi, Tanggal akses: 11 Maret 2013 http://stralen2ty.files.wordpress.com/2010/02/permasalahan-sistem-terdistribusi.doc
  3. Cari Inspirasi, Permasalah Sistem terdistribusi, Tanggal Akses: 11 Maret 2013, http://ulpiupie.blogspot.com/2012/03/permasalahan-sistem-terdistribusi.html

Rabu, 31 Oktober 2012

Disk Forensik (Part 4)

Bukti Digital
Bukti digital adalah informasi yang didapat dalam bentuk / format digital (scientific Working Group on Digital Evidence, 1999). Beberapa contoh bukti digital antara lain:
  •         E-mail, alamat e-mail
  •     Filewordprocessor/spreadsheet
  •     Source code perangkat lunak
  •          File berbentuk image(.jpeg, .tip, dan sebagainya)
  •          Web Browser bookmarks, cookies
  •          Kalender, to-do list

Bukti digital tidak dapat langsung dijadikan barang bukti pada proses peradilan, karena menurut sifat alamiahnya bukti digital sangat tidak konsisten. Untuk menjamin bahwa bukti digital dapat dijadikan barang bukti dalam proses peradilan maka diperlukan sebuah standar data digital yang dapat dijadikan barang bukti dan metode standar dalam pemrosesan barang bukti sehingga bukti digital dapat dijamin keasliannya dan dapat dipertanggung jawabkan.
Standar Tools Analisa Disk Forensik berdasarkan NIST (National Institute of Standards and Technology):
  • Tool yang digunakan mampu menduplikasi atau mengclone secara bit-stream untuk seluruh barang bukti (storage devices)yang ada
  • Tidak mengubah barang bukti
  • Mampu untuk mengakses IDE dan SCSI disk
  • Mampu untuk memperifikasi integritas dari sebuah image file
  • Mencatat seluruh (I/O) erros
  • Dokumentasi tools harus benar

Dunia teknologi informasi yang berkembang sedemikian cepat sungguh diluar dugaan, tetapi perkembangan ini diikuti pula dengan kejahatan teknologi informasi. Dan karena kejahatan ini pula menyebabkan banyak orang harus membayar mahal untuk mencegahnya dan menaati hukum yang ada. Berikut ini adalah aturan standar agar bukti dapat diterima dalam proses peradilan:
  • Dapat diterima, artinya data harus mampu diterima dan digunakan demi hukum, mulai dari kepentingan penyelidikan sampai dengan kepentingan pengadilan.
  • Asli, artinya bukti tersebut harus berhubungan dengan kejadian / kasus yang terjadi dan bukan rekayasa.
  • Lengkap, artinya bukti bisa dikatakan bagus dan lengkap jika di dalamnya terdapat banyak petunjuk yang dapat membantu investigasi.
  •  Dapat dipercaya, artinya bukti dapat mengatakan hal yang terjadi di belakangnya. Jika bukti tersebut dapat dipercaya, maka proses investigasi akan lebih mudah. Syarat dapat dipercaya ini merupakan suatu keharusan dalam penanganan perkara.

Untuk itu perlu adanya metode standar dalam pegambilan data atau bukti digital dan pemrosesan barang bukti data digital, untuk menjamin keempat syarat di atas terpenuhi. Sehingga data yang diperoleh dapat dijadikan barang bukti yang legal di pengadilan dan diakui oleh hukum.

Untuk materi selanjutnya, ada pada link di bawah ini:

Rabu, 26 September 2012

badan usaha

Badan Usaha adalah kesatuan yuridis dan ekonomis yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan atau memberi layanan kepada masyarakat.

Fungsi badan usaha
1.       Fungsi Komersial
Fungsi ini berhubungan dengan tujuan badan usaha untuk memperolehlaba (keuntungan). Agar dapat memperoleh laba (keuntungan), badan usahaharus mampu mengelola faktor-faktor produksinya secara efektif dan efisien.

2.       Fungsi Manajemen
Fungsi ini berhubungan dengan cara pengelolaan (manajemen) badanusaha. Fungsi ini meliputi pembuatan rencana (planning),  pembuatan organisasi (organizing) , pelaksanaan (actuating) dan pengawasan (control-ling).

3.       Fungsi Keuangan
Fungsi ini berhubungan dengan cara mendapatkan modal dan caramenggunakan modal secara efektif dan efisien.

4.       Fungsi Teknis
Fungsi ini berhubungan dengan cara pembagian kerja, proses atauteknologi produksi, dan penentuan lokasi produksi.

5.       Fungsi Personalia
Fungsi ini berhubungan dengan masalah kepegawaian, seperti rekrutmenkaryawan, penempatan karyawan, pemberian kompensasi (penggajian)karyawan, pelatihan dan motivasi karyawan.

6.       Fungsi Pemasaran
Fungsi ini berhubungan dengan teknik pemasaran, cara promosi, carapenjualan (tunai atau kredit) dan pelayanan purna jual.

7.       Fungsi Sosial
Fungsi ini berhubungan dengan peran dan manfaat badan usaha bagimasyarakat sekitar. Misalnya, kemampuan badan usaha dalam menyeraptenaga kerja dari masyarakat sekitar, pemberian beasiswa kepada masyarakat,pencegahan dampak negatif limbah, serta peran aktif badan usaha terhadapkegiatan-kegiatan di lingkungan sekitar.

8.       Fungsi Kepemimpinan
Fungsi ini berhubungan dengan cara memimpin badan usaha agar berjalan lancar sesuai dengan tujuan perusahaan.

9.       Fungsi Administrasi
Fungsi ini berhubungan dengan kegiatan administrasi, sepertipembukuan (akuntansi), pembuatan anggaran belanja, pembuatan laporankeuangan (seperti neraca dan laporan laba-rugi).

10.   Fungsi Pembangunan
Fungsi ini berhubungan dengan peran badan usaha sebagai pendampingpemerintah dalam pembangunan ekonomi di tanah air. Dalam hal ini, badanusaha bisa menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat,menghasilkan barang dan jasa dan sebagai sumber penerimaan pajak bagi pemerintah

Macam-macam badan usaha menurut pemilik modal
a.      Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Adalah badan usaha yang seluruh modalnya berasal dari kekayaan negara yang disisihkan. Tujuan BUMN adalah melayani dan mencukupi kebutuhan masyarakat umum, meningkatkan kemakmuran dan menambah kas negara untuk membiayai pembangunan, dan membuka lapangan pekerjaan. Menurut UU No. 9 tahun 1969, BUMN dibagi menjadi 3 baguan, yaitu:

  1. Perusahaan Negara Jawatan (Perjan)
  2. Perusahaan Negara Umum (Perum)
  3. Perusahaan Negara Perseroan (Persero)
Selain pembagian diatas, BUMN/PN juga dibagi atas dua kelompok, yaitu:
·         PN Public Utility
·         PN Nonpublic Utility

b.      Badan Usaha Swasta
Adalah badan usaha yang seluruh modalnya berasal dari seorang, sekelompok orang tertentu, atau berasal dari masyarakat umum. Tujuannya adalah untuk mencari keuntungan semaksimal mungkin, mengembangkan usaha dan modalnya, serta membuka laporan pekerjaan.

c.       Badan Usaha Campuran
Adalah badan usaha yang sebagian modalnya berasal dari pihak swasta dan sebagian lagi dari pemerintah. Tujuannya memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk ikut dalam kegiatan ekonomi negara, menambah keuntungan atau kas negara, dan memberikan kesempatan keja kepada pengangguran.

Macam-macam badan usaha menurut jenis lapangan usaha yang dijalankan
a.       Badan Usaha Ekstraktif
Adalah badan usaha yang kegiatannya mengambil atau mengumpulkan hasil kekayaan alam yang telah tersedia dengan tidak mengubah sifatnya,

b.      Badan Usaha Agraris
Adalah badan usaha yang bergerak dibidang pengolahan tanah dengan bantuan kesuburannya

c.       Badan Usaha Industri
Adalah badan usaha yang kegiatannya mengolah atau mengubah bahan baku dengan campuran tertentu (bahan penolong) sehingga menjadi barang jadi, yang siap dipakai atau masih setengah jadi.

d.      Badan Usaha Niaga atau Perdagangan
Adalah badan usaha yang kegiatannya membeli barang-barang dan menjualnya kembali untuk mendapat keuntungan, baik di tempat yang sama maupun ditempat yang berbeda.

e.      Badan Usaha Jasa
Adalah badan usaha yang kegiatannya memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan cara menyewakan barang, mengantarkan penumpang atau barang, membantu penyelesaian pekerjaan tertentu, dan lain lain dengan mengharapkan balas jasa (uang)

Macam-macam badan usaha menurut banyaknya pekerja
a.       Badan Usaha atau Perusahaan Kecil, bila pekerjanya kurang dari 6 orang.
b.      Badan Usaha atau Perusahaan Sedang, bila pekerjanya lebih dari 5 orang dan kurang dari 51 orang.
c.       Badan Usaha atau Perusahaan Besar, bila pekerjanya lebih dari 50 orang.

Macam-macam badan usaha menurut besarnya modal
a.       Badan Usaha atau Perusahaan Padat Karya (intensif tenaga kerja)
Adalah badan usaha perusahaan yang lebih banyak menggunakan tenaga kerja manusia dari pada tenaga mesin,

b.      Badan Usaha atau Perusahaan Padat Modal (intensif modal)
Adalah badan usaha perusahaan yang lebih banyak menggunakan mesin atau barang modal dari pada tenaga kerja manusia

Macam-macam Badan Usaha menurut Bentuk Hukum (Yuridis)
a.      Badan Usaha atau Perusahaan Perseorangan
Adalah usaha yang didirikan, dimiliki, dan dimodali oleh satu orang. Pemiliknya bertanggung jawab penuh atas segala utang atau kewajiban perusahaan dengan seluruh hartanya, baik harta yang ditanamkan pada perusahaan maupun harta pribadi lainnya.

b.      Persekutuan Firma (Fa)
Menurut KUHD, persekutuan firma adalah persekutuan yang menjalankan perusahaan dengan memakai suatu nama salah seorang anggota firma atau nama lain untuk kepentingan bersama

c.       Perseroan Komanditer (CV)
Menurut pasal 19 KUHD, CV adalah suatu bentuk perjanjian kerja sama untuk berusaha bersama antara orang-orang yang bersedia memimpin, mengatur perusahaan, serta bertanggung jawab penuh dengan kekayaan pribadinya, dengan orang-orang yang memberikan pinjaman dan tidak bersedia memimpin perusahaan serta bertanggung jawab terbatas pada kekayaan yang diikutsertakan dalam perusahaan itu.

d.      Perseroan Terbatas (PT)
Adalah suatu persekutuan untuk menjalankan perusahaan yang mempunyai modal usaha yang terbagi atas beberapa saham, dimana setiap sekutu atau persero turut mengambil bagian sebanyak satu atau lebih saham.

e.      Koperasi
Adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat berdasarkan atas asas kekeluargaan. Tujuannya untuk memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan pancasila dan UUD 1945

f.        Joint Venture
Adalah bentuk usaha kerja sama antara dua orang atau lebih, baik kerja sama dalam pengumpulan modal dalam usaha maupun dalam kegiatan organisasi

g.      Yayasan
Adalah organisasi perkumpulan dan bukan merupakan badan usaha yang bertujuan mencari keuntungan, tetapi merupakan kegiatan sosial untuk membantu kesejahteraan masyarakat yang lemah untuk melaksanakan kegiatan bagi kepentingan orang banyak
Sumber :

Selasa, 25 September 2012

E-Commerce

E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.

Pengertian E-Commerce
    Electronic Commerce (perdagangan elektronik) atau yang biasa dikenal dengan e-commerce  adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
       Menurut Mariza Arfina dan Robert Marpaung e-commerce atau yang lebih dikenal dengan e-com dapat diartikan sebagai suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan "get and deliver".
       Menurut David Baum, pengertian e-commerce adalah: “E-Commerce is a dynamicset of technologies, applications, and business process that link enterprise,consumers, and communities through electronic transactions and the electronic exchange of goods, services, and information”. E-Commerce merupakan satu setdinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan,konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdaganganbarang, pelayanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik.
        Roger Clarke dalam “Electronic Commerce Definitions” menyatakan bahwa e-commerce adalah “The conduct of commerce in goods and services, with the assistance of telecomunications and telecomunications- based tools” (e-commerce adalah tata cara perdagangan barang dan jasa yang menggunakan mediatelekomunikasi dan telekomunikasi sebagai alat bantunya).

Karakteristik E-Commerce
Berbeda dengan transaksi perdagangan biasa, transaksi e-commerce memiliki beberapa karakteristik yang sangat khusus, yaitu :

·         Transaksi tanpa batas
Sebelum era internet, batas-batas geografi menjadi penghalang suatu perusahaan atau individu yang ingin go-international. Sehingga, hanya perusahaan atau individu dengan modal besar yang dapat memasarkan produknya ke luar negeri.Dewasa ini dengan internet pengusaha kecil dan menengah dapat memasarkan produknya secara internasional cukup dengan membuat situs web atau dengan memasang iklan di situs-situs internet tanpa batas waktu (24 jam), dan tentu saja pelanggan dari seluruh dunia dapat mengakses situs tersebut dan melakukan transaksi secara on line.

·         Transaksi anonim
Para penjual dan pembeli dalam transaksi melalui internet tidak harus bertemu muka satu sama lainnya. Penjual tidak memerlukan nama dari pembeli sepanjang mengenai pembayarannya telah diotorisasi oleh penyedia sistem pembayaran yang ditentukan, yang biasanya dengan kartu kredit.

·         Produk digital dan non digital
Produk-produk digital seperti software komputer, musik dan produk lain yang bersifat digital dapat dipasarkan melalui internet dengan cara mendownload secara elektronik. Dalam perkembangannya obyek yang ditawarkan melalui internet juga meliputi barang-barang kebutuhan hidup lainnya.

·         Produk barang tak berwujud
Banyak perusahaan yang bergerak di bidang e-commercen dengan menawarkan barang tak berwujud separti data, software dan ide-ide yang dijual melalui internet.

Jenis-jenis E-Commerce
E-commerce terdiri atas beberapa jenis, yaitu sebagai berikut :
1.       Collaborative Commerce (C-Commerce)
Kerjasama secara elektronik antara rekan bisnis. Kerja sama ini biasanya terjadi antara rekan bisnis yang berada pada jalur penyediaan barang (supply Chain).

2.       Business-to-Consumers (B2C)
Penjual adalah suatu organisasi dan pembeli adalah individu.

3.       Consumer-to-Business (C2B)
Pada jenis ini, konsumen memberitahukan barang atau layanan yang dibutuhkannya, dan selanjutnya organisasi-organisasi bersaing untuk menyediakan barang atau layanan tersebut kepada konsumen.

4.       Consumer-to-consumer
Penjualan barang atau layanan antara individu.

5.       Intrabusiness(Intraorganizational) Commerce
Jenis ini, organisasi menggunakan E-Commerce untuk meningkatkan kegiatan operasi organisasinya. Hal ini dikenal juga dengan sebutan Businessto- Employee (B2E).

6.       Government-to-Citizens (G2C) and to others
Pemerintah menyediakan layanan kepada masyarakat melalui teknologi ECommerce. Pemerintah juga dapat melakukan bisnis dengan pemerintah lain (Government-to-Government / G2G) demikian juga dengan organisasi lain (Government-to-Business / G2B).

7.       Mobile Commerce (m-Commerce)
E-Commerce yang dilaksanakan pada lingkungan tanpa kabel (wireless environment), seperti menggunakan telepon seluler untuk akses internet.

Keuntungan E-Commerce
Keuntungan e-commerce bagi bisnis:
a.       Pasar internasional
Dengan penerapan e-commerce sebuah perusahaan dapat memiliki sebuah pasarinternasional. Bisnis dapat dijalankan tanpa harus terbentur pada batas negara dengan adanyateknologi digital. Pihak perusahaan dapat bertemu dengan partner dan kliennya dari seluruhpenjuru dunia. Hal ini menciptakan sebuah lembaga multinasional virtual.

b.      Penghematan biaya operasional
Biaya operasional dapat dihemat. Biaya untuk membuat, memproses, mendistribusikan,menyimpan, dan memperbaiki kembali informasi juga dapat ditekan.Mengurangi penggunaan paper/kertas di berbagai aktifitas mulai dari tahapan desain,produksi, pengepakan, pengiriman, distribusi hingga marketing.

c.       Kustomisasi masal
E-commerce telah merevolusi cara konsumen dalam membeli barang dan jasa. Produk barangdan jasa dapat dimodifikasi sesuai dengan keingingan konumen. Contohnya, di masa lalu saatperusahaan Ford mulai memasarkan mobil produksinya, para pembeli hanya dapat membelimotor yang berwarna hitam karena yang dibuat memang hanya warna tersebut. Namunsekarang pembeli dapat mengkonfigurasi sebuah mobil sesuai dengan spesifikasi merekahanya dalam beberapa menit, misalnya menentukan warna mobil yang mereka inginkanuntuk mobil yang akan mereka beli, hanya dengan mengunjungi website Ford di internet.

d.      Berkurangnya kendala inovasi
Yang dimaksud adalah dengan e-commerce, suatu perusahaan dapat menghemat sumber dayakarena mereka tidak dipusingkan dengan sulitnya membuat penemuan baru untuk modifikasiproduk mereka. Sebagai contoh, perusahaan seperti Motorola (mobile phone) dan Dell(komputer) dapat mengumpulkan para konsumennya yang memesan sebuah produk. Parakonsumen dapat membuat suatu daftar mengenai spesifikasi produk baru yang merekainginkan dan mengirimkannya ke perusahaan secara on-line. Kemudian perusahaan dapatmerencanakan produksi suatu produk berdasarkan spesifikasi konsumen dan mengirimkanhasilnya dalam jangka waktu beberapa hari.

e.      Biaya telekomunikasi yang lebih rendah
Internet lebih murah dari sebuah jaringan tambahan yang hanya digunakan untuk telepon.Adalah lebih murah untuk mengirimkan sebuah fax atau e-mail via internet daripadamelakukan dial telepon secara langsung.

f.        Digitalisasi proses dan produk
Contohnya pada kasus produk software dan audio video, produk digital tersebut dapatdiunduh atau dikirim lewat e-mail secara langsung ke konsumen melalui internet dalamformat digital. Hal ini tentu saja menghemat waktu dan biaya pengiriman produk.

g.       Batasan waktu kerja dapat diatasi
Bisnis dapat dijalankan tanpa mengenal batas waktu karena dijalankan secara on-line melaluiinternet yang selalu beroperasi tiap hari.

Keuntungan e-commerce bagi konsumen:
a.       Akses penuh 24 jam / 7 hari
Konsumen dapat berbelanja atau mengolah berbagai transaksi lain dalam 24 jam sepanjanghari, sepanjang tahun di sebagian besar lokasi. Contohnya memeriksa saldo, membuatpembayaran, dan memperoleh informasi lainnya.

b.      Lebih banyak pilihan
Konsumen tidak hanya memiliki sekumpulan produk yang bisa dipilih, namun juga daftarsupplier internasional sehingga konsumen memiliki pilihan produk yang lebih banyak.

c.       Perbandingan harga
Konsumen dapat berbelanja di seluruh dunia dan membandingkan harganya denganmengunjungi berbagai situs yang berbeda atau dengan mengunjungi sebuah website tunggalyang menampilkan berbagai harga dari sejumlah provider.

d.      Proses pengantaran produk yang inovatif
Dengan e-commerce proses pengantaran produk menjadi lebih mudah. Misalnya dalam kasusproduk elektronik misalnya software atau berkas audio visual di mana konsumen dapatmemperoleh produk tersebut cukup dengan mengunduhnya melalui internet.

Keuntungan e-commerce bagi masyarakat :
a.       Praktek kerja yang lebih fleksibel
E-commerce memungkinkan masyarakat bisa lebih fleksibel dalam menentukan tempatbekerja, misalnya mereka dapat bekerja dari rumahnya masing-saing tanpa harus pergi kekantor.

b.      Terhubungnya masyarakat dengan masyarakat lain
Masyarakat di negara berkembang dapat mengakses dan menikmati produk, layanan, daninformasi yang mungkin sulit mereka temukan di daerahnya.

c.       Kemudahan akses fasilitas publik
Masyarakat dengan mudah dapat memanfaatkan layanan publik, misalnya layanan kesehatandan konsultasi serta pembelian resep dokter dengan mengunjungi internet.


sumber :

Rabu, 18 April 2012

Tools + Software dan Perbandingannya, Untuk Pengembangan Game

RPG Maker (2003, XP, VX)
            Ruby Game Scripting System adalah turunan dari bahasa pemrograman Ruby yang dikhususkan penggunaannya untuk membuat game-game PC. RPG Maker mengintegrasikan bahasa pemrograman Ruby, memberikan fleksibilitas pengembangan yang lebih tinggi daripada bahasa pemrograman Ruby yang sebenarnya. Karena bahasa pemrograman Ruby tidak mendukung grafis dan audio, RGSS dikembangkan untuk mnyediakan antarmuka dan struktur data dasar yang dapat digunakan oleh editor.
            RPG Maker menyediakan class dan module default yang terdapat dalam Script Editor, tetapi beberapa dari mereka disembunyikan, yaitu: RPG, Audio, Grafis, Input, Tilemap, Table, Window, Sprite, Bitmap, Viewport, dan Plane. Beberapa dari class tersembunyi ini dapat ditemukan dalam help file yang terdapat dalam program itu sendiri, tetapi tdak ada cara untuk mengaksesnya kecuali program tersebut diubah.

Game Marker
            Game maker merupakan suatu program yang bisa dikatakan cukup simple dan mudah untuk digunakan. Dengan program ini anda dapat menciptakan game jenis apa saja yang anda inginkan seperti: racing,action,fighting,rpg,adventure,puzzle,tactic,simulation,dll. Program ini lebih focus pada game berjenis 2D tetapi program ini juga menyediakan feature yang memungkinkan anda untuk membuat game jenis 3D. Karena feature 3D yang diberikan hanya untuk membuat game 3D yang sederhana. Script yang dipakai adalah GML (Game Maker Language) yang juga bisa dipadukan dengan programming language seperti Delphi,C,dan sebagainya,hal ini bisa dilakukan dalam kapasitas penggunaan DLL (Dynamic Link Library,berupa semacam plugin yang mengandung fungsi-fungsi yang tidak dimiliki oleh GameMaker).

3D Game Studio
            Program yang satu ini ditujukan untuk membuat game-game bertipe 3D ataupun 2D. Namun program ini lebih dikhususkan untuk membuat game bertipe 3D. Tapi untuk tambahan , program ini bisa dikatakan cukup sulit digunakan bagi anda yang belum memiliki pemahaman dasar tentang 3D maupun tentang membuat game. Kelebihan dari program ini adalah , anda dapat membuat game sekelas dengan “Medal of Honor”, “Onimusha” , “ Prince of Persia”, “Ghost Recon”, ”Grand Theft Auto”, dll .

Alice
            Aplikasi ini sebenarnya adalah sebuah aplikasi yang dirancang agar kuliah pemrograman dapat lebih mudah dimengerti dengan menampilkan gambar-gambar 2D atau 3D yang bisa dimanipulasi. Saat ini banyak dipakai di sekolah-sekolah atau kampus di Amerika.
            Tampilan aplikasi menyenangkan, karena mirip aplikasi edukasi anak-anak. Dengan warna ceria dan paket komponen game yang memadai, proses pembuatan game dapat dilakukan tanpa melakukan pemrograman. Namun, jika Anda memahami sedikit dasar pemrograman dan ilmu logika, itu akan sangat membantu dalam pembuatan game.

AGS( Adventure Game Studio)
            AGS adalah program yang khusus untuk membuat game bertipe “point and click”. Mungkin sebagian dari anda ada yang tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan “point and click”. Point and click adalah jenis game yang umumnya bertipe adventure atau puzzle. Game bertipe ini dimainkan dengan menggunakan mouse sebagai penentu arah bagi karakter, game bertipe ini sendiri sempat meledak dan mengalahkan game  console “Atari”, ketika awal  kebangkitan game PC. Contoh –contoh game bertipe point and click adalah Clock Tower ( playstation one), Broken Sword, Monkey Island ,Day of the Tentacle.Jadi bagi anda yang penasaran atau hobi membuat cerita petualangan atau fiksi ilmiah dan ingin membuat cerita tsb menjadi game , anda bisa menggunakan program ini.

Adobe Flash Player
            Mungkin sudah banyak orang yang tahu tentang program yang satu ini. Program ini sebetulnya digunakan untuk membuat presentasi atau mendisain web. Namun selain itu dengan sedikit kreatifitas anda dapat membuat game sederhana dengan program ini. Sebab program ini tidak ditujukan untuk membuat game yang berat.

Eclipse MMORPG Maker
            Eclipse memungkinkan pengguna untuk membuat MMORPG 2D, mirip dengan “Maple Story”.  Seperti alat desain lainnya yang tercantum di atas, yang satu ini membutuhkan pengetahuan pemrograman sedikit atau tidak ada pun bisa, meskipun seorang programmer cerdas dan berpengalaman dapat memperluas fungsionalitas sebuah permainan dengan pemrograman fitur tambahan menggunakan built-in tools scripting. Seperti RPG Maker XP, ada tilesets banyak tambahan, grafik dan cara lain untuk mengembangkan permainan Anda, bisa Anda download di situsnya.

referensi: